PALEMBANG| Sebanyak 34 PWI Cabang seluruh Indonesia, pada hari ini (13/8) berkumpul untuk mengikuti Seminar dan Konferensi Kerja Nasional PWI di Sumatera Selatan (Sumsel).
Acara ini di buka langsung oleh Gubernur Sumsel Ir H Alex Noedin SH dan dihadiri Ketua Umum PWI Margiono dan sesepuh PWI dan ratusan pengurus PWI Cabang seluruh Indonesia, Ketua DPRD Sumsel, Drs H Zamzami Ahmad dan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sisno Adiwinoto.
Dalam sambutannya, Margiono menguraikan beberapa program jangka panjang dan pendek menyangkut pembangunan pers ke depan. Salah satunya, tahun kebersamaan dimana PWI pusat akan terus membangun komunikasi dengan PWI Cabang. Selain itu, kemandirian profesi menjadi tujuan dengan adanya jaminan sistem yang bisa membuat organisasi pers bisa bertahan dan berkembang lebih maju dan modern.
Margiono juga mengingatkan perkembangan pers ke depan akan semakin berat seiring dengan kemajuan teknologi. Tantangan itu dihadapimedia cetak yang kemungkinan akan kalah dengan bentuk media elektronik dan online. Untuk itu, dalam Rapat kerja Nasional perlu dicarikan solusi terbaik. Itu peningkatan sumber daya manusia sangat penting, ditambah mensosialisasikan kode etik sebagai landasan kerja dan langka profesi bagi pers.
Sementara Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH menyambut baik Rakernas PWI di Sumsel. Ia juga mendukung adanya garis besar, mana karya jurnalistik dan mana yang bukan karya jurnalistik sehingga dapat menjadi rambu bagi pers untuk berkeja profesional.
Kepada peserta Rakernas, Alex Juga mengatakan, Pemprov Sumsel sangat mendukung dan menjujung profesional pers. Untuk itu, tahun 2009 ini telah dianggarkan dana Rp 1 miliar untuk membangun PWI Sumsel yang selama ini statusnya menyewa.
Raparkerja nasional PWI dan SIWO disambut baik peserta, terlebih monetum ini dijadikan waktu yang tepat bagi pers untuk membangun komunikasi dengan para pendiri PWI. @FARS
