Rabu, 5 Agustus 2009 - 18:10 wib
Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzeta menyambut baik penurunan BI rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,5 persen. Pasalnya, penurunan BI rate tersebut sangat berpengaruh bagi perbankan untuk lebih agresif memberikan kucuran kreditnya.
“BI rate yang turun ini dampaknya akan mendorong perbankan lebih agresif melakukan ekspansi kreditnya,” katanya kepada wartawan di gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (5/8/2009).
Paskah menambahkan, agresifnya perbankan dalam mengucurkan kredit akan sangat membantu sektor private (swasta) mengakselerasikan pembangunan. Di mana pemerintah telah menyiapkan 70 persen pembangunan infrastruktur untuk sektor swasta. Namun, penurunan BI rate ini harus tetap disikapi dengan kehati-hatian. @Sumber:okezone.com
