Pesawat Twin Otter Merpati Nusantara Airlines (MNA) hilang kontak saat melakukan penerbangan rute Jayapura–Oksibil, Papua, Minggu (2-8). Diperkirakan pesawat itu jatuh di Gunung Obibap.
Pesawat dengan nomor penerbangan MNA 976 OD yang mengangkut 13 penumpang dengan tiga awak itu lepas landas dari Jayapura sekitar pukul 10.15 WITA. Dijadwalkan, pesawat buatan 1979 itu tiba bandara tujuan sekitar pukul 11.05 waktu setempat. Namun, hingga lebih dari tiga jam kemudian, pesawat belum mendarat di Oksibil.
Setelah tidak ada kontak dan belum mendarat dalam beberapa jam, pihak Merpati memperkirakan pesawat hilang. Karena itulah, Merpati langsung mencari dengan pesawat lain menyusuri udara yang biasa dilewatinya.
“Kami mengerahkan pesawat sejenis untuk mencari pesawat itu di beberapa jalur yang mungkin dilalui dalam rute Jayapura–Oksibil,” ujar Direktur Operasional PT Merpati Kapten Nikmatullah, kemarin.
Selain itu, sejak pukul 13.00 tim SAR Jayapura langsung dikerahkan untuk mencari keberadaan pesawat yang dipiloti Kapten Qaqriyanova dengan first officer Pramudia dan mekanik Supriyadi.
Adapun nama-nama penumpang: Lauren, Yustinus, Nelvina, Nutulo, Simio, Yohanes, Basilus, Edy, Martina, Oliver, Yanes, dan Yacob.
Nikmatullah menjelaskan pesawat yang hilang itu melakukan penerbangan rutin Jayapura–Oksibil yang dilayani dua kali sehari. Setiap sebelum terbang, menurut dia, pesawat selalu dicek.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pegunungan Bintang, Dumaroni, menduga pesawat hilang di sekitar Gunung Obibap berketinggian 1.300 meter dari permukaan laut (mdpl). “Cuaca sangat buruk saat pesawat kehilangan kontak dengan pengawas di Sentani,” ujarnya.
Dia menjelaskan sejak pesawat kehilangan kontak dan dinyatakan hilang, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kantor Distrik Obibap dan misionaris guna mencari keberadaan pesawat.
Menurut dia, bila kondisi cuaca hari ini bersahabat, pihaknya akan melacak di sekitar Gunung Obibap. “Kalau cuaca esok hari (hari ini) bagus, Tim SAR akan mencari di sekitar Gunung Obibap,” kata dia.
@Sumber: Lampungpost.com
